Ditemukan gunung berapi Raksasa di Indonesia ???
Kemunculan gunung api termasuk gunung yang baru ditemukan di perairan barat Sumatra tidak mungkin secara tiba-tiba. Demikian dijelaskan direktur Pusat Penelitian Geologi Lembaga Penelitian Indonesia (LIPI). Dr. Iskandar Zurkanainmengomentari tentang ditemukan gunung raksasa tersebut.
“Ada proses panjang yang membantu gunung api untuk muncul, tidak mungkin tiba-tiba” katanya jum’at (29/5). Ia mencontohkan pembentukan gununga api krakatau di selat sunda yang membutuhkan waktu lebih dari 50 tahun setelah sempat meletus tahun 1883.
Iskandar menuturkan pihaknya belum mendapat laporan resmi tentang temuan gabungan pakar geologi indonesia dan sejumlah Negara asing tersebut. Namun penemuan tersebut mengundang sejumlah pertanyaan menurut dia, tanda-tanda keberadaan gunung api di perairan barat sumatera seharusnya terdeteksi oleh satelit sebelumnya. “Seharusnya ada deteksinya kan? Tapi sejauh ini saya belum pernah mendapat informasi tentang keberadaan gunung api di perairan barat Sumatra khususnya di laut bengkulu ini.” Katanya.
Sementara itu, kepala seksi geologi badan klimatologi dan geofisikabengkulu Dadang Permana mengatakan “ di titik lokasi keberadaan gunung berapi btersebut tidak pernah terdeteksi adanya aktifitas vulkanik” pihaknya belum bisa memastikan temuan tsb. Bagi kami ini masih merupakan hipotesa dan BMKG perlu melakukan penelitian lagi karena tidak pernah terdeteksi getaran vulkanik di titik 330 km arah barat kota bengkulu” katanya.
6
Keberadaan gunung api raksasa ini dilaporkan sebagai hasil penelitian gabungan sejumlah lembaga yaitu Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT). Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Depatremen Energi Dan Sumber Daya Mineral CGG varitas, seta Institute De Physique Global, Paris. Akankah Indonesia semakin kaya bahan mineral dengan ditemukannya gunung berapi raksasa ini ?, ataukah indonesia akan semakin menderita oleh bencana yang ditimbulkan gunung raksasa ini ????? kita tidak tahu jawabannya, kita hanya bisa menunggu kapan “bom waktu” itu meledak. Semoga Tuhan YME melindungi kita semua.(bengkulu surya.doc)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar